Teringat pengalaman waktu masih kerja di tabloid Nyata..Waktu itu umurku masih 20tahun dan masih kuliah di DKV Universitas kristen Petra. Saat itu Bapak Dahlan Iskan berkunjung ke kantor redaksi Nyata. Beliau melihat aq dan bertanya, ternyata ada keturunan chinese yg kerja di tabloid tersebut. Maklum redaksi Nyata dan Jawa Pos yang dipimpin oleh Pak Dahlan waktu itu 1 gedung. Dan beliau juga sering berkunjung ke redaksi Nyata karena petinggi Nyata adalah rekan kerja beliau juga. Pertanyaan Pak Dahlan waktu itu aq tanggapin dengan senyuman dan anggukan kecil. Merasa bangga dengan ras aq yang berbeda dengan sebagian besar pekerja di tempat itu. Pertanyaan Pak Dahlan ga sampe disitu, beliau melanjutkannya dengan sapaan sederhana dalam bahasa mandarin. "Ni Hao Ma?" Dasar aq yg bego, keturunan chinese namun sama sekali ngga memahami bahasa nenek moyang sendiri...Akhirnya hanya bisa menjawab dengan muka bingung dan sedikit cengengesan. Kalo ortu aq tahu hal ini, mereka pasti bakalan ngga anggap aq anak mrk..-_- Bos aq yang merupakan rekan kerja Pak Dahlan menjelaskan klo aq ga mengerti bahasa yang beliau pakai. Seperti yang sudah diketahui secara umum, Pak Dahlan adalah orang yang serba bisa. Beliau juga mempelajari bahasa mandarin di china. Jadi tak heran klo beliau bisa mengucapkan kata2 mandarin. Kata kasarnya untuk menggambarkan kejadian yg aq alami waktu itu adalah diriku keturunan china aspal...hahahha
3 tahun berlalu sejak kejadian "memalukan" itu. Dan skrg ada kesempatan buat belajar di China. Kejadian itu sebenarnya sempat membekas di pikiranku untuk beberapa lama. Bagaimana bisa keturunan china, tp sama sekali ga bisa bahasa mandarin yg notabene bahasa "ibu". Sbenernya bukan suatu keharusan keturunan china harus bisa bahasa mandarin. Karena meskipun nenek moyangku keturunan asli china, skrg aq adalah Warga Negara Indonesia. Dan bangga atas negara aq sendiri.
Suatu saat klo bertemu Pak Dahlan lagi, aq bakal sudah bisa ngajak beliau ngobrol dalam bahasa mandarin. Dan ngga bakal malu2in diri sendiri serta keluarga. Sekaligus menebus kejadian memalukan masa lalu..:)
Rujak Uleg Rasa Iwak Peyek
3 days ago


0 comments:
Post a Comment